Siapakah yang diakui sebagai warga jema’at?

 

Setelah kuterangkan hal-hal di atas sekali lagi kukatakan bahwa janganlah hendaknya kamu mengira, bahwa bai’at secara lahir memadai. Bentuk lahir adalah tak berarti apa-apa. Tuhan melihat kepada hatimu, dan Dia akan memperlakukanmu sesuai dengan keadaan hatimu.

Perhatikanlah, dengan mengatakan kata-kata berikut ini aku menunaikan tugas tabligh: Dosa adalah racun, maka janganlah kamu makan racun itu. Kedurhakaan terhadap Tuhan adalah suatu kematian yang rucah, maka hindarilah dia. Berdoalah, berdoalah agar kamu sekalian mendapat kekuatan. Barangsiapa tatkala memanjatkan doa tidak berkeyakinan, bahwa Tuhan berkuasa atas tiap suatu – kecuali yang telah Dia janjikan lain lagi – adalah bukan dari jemaatku.

Barangsiapa tidak meninggalkan perbuatan dusta dan kicu-menipu, ia bukan dari jema’atku. Barangsiapa yang terjepit oleh ketamaan duniawi dan sama seakli tidak mengarahkan pandangannya ke arah hari kemudian, ia bukanlah dari jemaatku.barangsiapa yang bersungguh-sungguh tidak mengutamakan agama daripada duniawi, ia bukanlah dari jemaatku. Barang siapa yang tidak benar-benar bertobat dari tiap-tiap kejahatan dan dari tiap-tiap perbuatan buruk seperti minum arak, berjudi, memandang dengan nafsu birahi, khianat dan suap-menyuap, dan dari setiap perbuatan hendak menguasai sesuatu tanpa sah, ia bukanlah dari jemaatku.

Barangsiapa tidak mewajibkan atas dirinya untuk mendirikan sembahyang kelima waktu, ia bukanlah dari jamaatku. Barangsiapa tidak tetap memanjatkan doa dan mengenang Tuhan dengan rendah hati, ia bukan dari jemaatku. Barangsiapa yang tidak melepaskan teman nakal – yang memberi pangaruh tidak baik padanya – ia bukan jemaatku. Barang siapa tidak menghormati ayah bundanya dan tidak menaati mereka dalam segala perkara kebaikan dan yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan ia tidak acuh terhadap kewajiban bakti terhadap mereka, ia bukanlah dari jemaatku.

Barangsiapa mengasingkan tetangganya dari menerima kebaikan yang sekecil-kecilnya sekalipun, ia bukanlah deri jemaatku. Barangsiapa tidak mau memaafkan kesalahan orang yang bersalah terhadapnya, lagi ia adalah seorang pendendam ia bukanlah dari jemaatku. Setiap suami yang berlaku khianat terhadap isterinya dan setiap isteri yang berlaku khianat terhadap suaminya, ia bukanlah dari jemaatku.

Barangsiapa menyalahi janji yang dibuatnya tatkala ia bai’at, bagaimanapun caranya, ia bukanlah dari jemaatku. Barangsiapa yang tigak benar-benar yakin behwa akuadalah Masih Mau’ud dan mahdi yang dijanjikan, ia bukanlah dari jemaatku. Barang siapa yang tidak bersedia menaatiku dalam segala perkara baik, ia bukanlah dari jemaatku. Barang siapa yang duduk bercengkrama di tengah kumpulan orang-orang yang menantangku serta mengiakan apa yang dikatakan mereka bukanlah dari jemaatku. Tiap-tiap tukang zina, orang fasik, peminum, pembunuh, pencuri, penjudi, pengkhianat, tukang suap-menyuap, perampas, orang aniaya, pembohong, pemalsu dan orang sepergaulan dengan mereka, begitu pula tiap orang yang suka melemparkan tuduhan terhadap saudara-saudaranya, baik yang laki-laki maupun perempuan dan tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan buruknya serta tidak meninggalkan pergaulan buruk, ia bukanlah dari jemaatku.

Semua itu adalah racun. Setelah kamu memakan racun-racun itu, betapa pun kamu tidak akan dapat selamat. Kegelapan dan cahaya tidak dapat berkumpul bersama-sama pada satu tempat. Setiap orang yang mempunyai watak berbelit-belit dan tidak jujur dalam perhubungannya dengan Tuhan, niscaya tidak akan mendapatkan berkat itu seperti yang di peroleh mereka yang berhati bersih. Alangkah beruntungnya orang-orang yang membersihkan hatinya danmensucikan hatinya dari segala bentuk kekotoran dan mengikat janji setia kapada Tuhan, sebab mereka sekali-kali tidak akan disia-siakan. Tidaklah mungkin Tuhan akan menistakan mereka, sebab mereka itu kepunyaan Tuhan, dan Tuhan adalah kepunyaan mereka. Mereka akan di selamatkan pada setiap saat bila bencana datang

Advertisements