wn

(Artikel Yang Dikutip dari Majalah Waqf-e Nou Cerita seorang Athfal:Umar Faruq, 13 thn)

Waqf-e Nou merupakan program dari Hadhrat Khalifatul Masih IV, yang dasarnya berupa pengorbanan (anak)dari sejak lahir dan diserahkan untuk Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Apabila sudah besar nanti, seorang Waqf-e Nou itu akan menyerahkan bakat dan kemampuannya untuk mengabdi pada jema’at. Apabila seseorang ditunjuk hudhur aba. Untuk bertugas di suatu daerah, maka ia harus siap mentaati perintah Hudhur dan harus siap dengan segala kondisi dan situasi.

“Kalau saya, saya bercita-cita ingin menjadi mubalig. Pertama, karena saya ingin kerohanian saya terjaga dan dilindungi oleh Allah Taala. Kedua, saya ingin memperdalam ilmu saya tentang jema’at Ahmadiyah agar mudah bertabligh. Dan menurut saya, Waqf-e Nou bukanlah suatu yang dibanggakan, melainkan kita harus semakin merendahkan diri.(Artikel Yang Dikutip dari Majalah Waqf-e Nou Cerita seorang Athfal 13 Thn, Umar Faruq).

Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dari antara kamu dan berbuat amal shaleh, bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka itu khalifah dibumi, sebagaimana Dia telah menjadikan khalifah orang-orang yang sebelum mereka. (Qs An-Nur : 56)

 

 

Advertisements