Pembentukan PSBM ini bermula dari sebuah obrolan ringan beberapa Khudam yang menginginkan berkembangnya persepak-bolaan di Manislor seperti beberapa waktu lalu dan dari sini lah titik awal PSBM dibentuk.

Secara singkat mereka mengundang beberapa perwakilan Khudam dari setiap mesjid untuk bermusyawarah menindaklanjuti ide tersebut, akhirnya dari hasil ke-sepakatan bersama mereka menyetujui untuk melanjutkannya. Tanpa pikir panjang, langsung dibentuk panitia kecil yang berisikan dari perwakilan setiap mesjid. Setelah melakukan sosialisasi kepada semua Khudam, alhamdulillah responnya sangat positif, sekitar 50 orang ingin bergabung bersama PSBM.

Tepat pada 10 April 2013 semua peserta dikumpulkan, berhubung PSBM ini berdiri hanya modal keinginan, maka segala sesuatu mereka musyawarahkan, baik dari sumber dana, peraturan, kedisiplinan, sanksi, dll. Hari itu pula mereka jadikan sebagai tanggal resmi berdirinya PSBM. Mereka juga memiliki beberapa tujuan dari didirikannya PSBM ini, antara lain: selain membuat tubuh kita menjadi lebih sehat, mempererat tali silaturahim antara khudam, mengembangkan minat dan bakat, mencari bibit-bibit unggul, dan yang paling penting adalah mereka ingin melaksanakan tabligh/silaturahmi kepada Non Ahmadi di luar sana melalui sepak bola. Serta harus diketahui bahwa PSBM ini tetap berada di bawah naungan nazim sehat jasmani MKAI Manislor.

Kegiatan pertama mereka adalah berbenah lapangan secara gotong royong. Jadwal latihan setiap Rabu, Jumat dan Minggu. Mereka juga memanfaatkan lapangan milik Manislor sebagai markas dan tempat berlatih mereka.

Alhamdulillah setelah berjalan kurang lebih dua bulan, perkembangannya cukup bagus, saat ini kami sedang memfokuskan terlebih dahulu kepada penguatan dan penyatuan tim di internal seperti teknik, fisik, skill dll. Sehingga sampai saat ini kami belum melakukan rabtah keluar, di samping itu juga yang tadinya teman-teman kalau setiap sore hanya nongkrong sekarang lebih diarahkan kepada sepak bola yang jauh lebih positif. Kami juga menekankan kepada seluruh anggota PSBM untuk selalu mengikuti shalat berjamaah di mesjid dan mengikuti semua agenda-agenda Jemaat. Sehingga yang tadinya kurang mengikuti agenda-agenda Jemaat dengan adanya pengoordinasian ini sedikit demi sedikit mereka mulai mengikutinya, hingga saat ini setelah melakukan seleksi dan lain-lain anggota resmi kami berjumlah 34 orang. Ke depannya saya berharap semoga PSBM ini dapat terus berjalan, dan menyebarkan Jemaat melalui dunia olahraga, dan tak ketinggalan juga semoga ada sponsor/donatur yang memfasilitasi kami.” Ujar Abdulloh –selaku ketua PSBM, diiringi gelak tawa.

 

Advertisements