Manislor : Ijtima Waqf-E-Nou 2 wilayah yaitu Majakuning dan Ciayu yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Desember 2014. Ijtima wilayah yang diadakan selama 2 hari ini diikuti oleh lebih dari 200 orang. Antara lain tamu undangan, anak waqf dan orang tua waqf dari 2 Wilayah. Hari pertama dimulai dari ba’da dzuhur pukul 14.00 WIB bertempat di masjid pusat Jemaat Ahmadiya Manislor, masjid An-Nur. Sebelum dimulainya acara dilakukan pendaftaran peserta waqf terlebih dahulu dan pembagian ID CARD & pin yang bertuliskan I’M WAQF. Tepat pada pukul 14.00 WIB acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan tilawahnya oleh anak-anak waqafeen (Fareed dan Laiq), dilanjut dengan pembacaan syair oleh waqafeen nashirat dari Jemaat Manislor. Sambutan-sambutan dari Ketua Panitia, ketua Jemaat Manislor, Mubaligh Wilayah Kuningan, dan do’a pembukaan yang dipimpin oleh Mubaligh Wilayah Cirebon.

Setelah acara pembukaan, pada pukul 16.00 WIB para waqfeen dan orang tua waqf langsung dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengikuti konseling. Tidak terkecuali semua mendapatkan giliran untuk mendapatkan konseling dari semua Mubaligh di wilayah 3 Cirebon. Hal-hal yang luar biasa terjadi para orangtua dan anak bisa langsung bertatap muka dengan para mubaligh secara pribadi mengasah kemampuan dan pengetahuan tentang waqf yang selama ini menjadi tujuan hidupnya.

Yang tidah kalah penting adalah sharing dan pertemuan wajib antara orangtua waqf dan 2 mubaligh wilayah, yang dipandu oleh Tn. Dana ahmadi. Banyak orang tua yang menanyakan mengenai cara mendidik anak yang baik.

Mln. Buldan Burhanudin mengatakan “seyogyanya para orangtua hendaknya memberikan hadiah kepada anak-anaknya di kala mendapatkan kemajuan kerohanian seperti khatam Al-qur’an atau bisa menghapal surah-surah Al-qur’an ketimbang memberi hadiah anak saat anak mendapat kemajuan dalam urusan duniawi.”

Mln. Nasiruddin Ahmadi menambahkan, “semua orang tua punya cara-cara yang baik dalam mendidik anak namun cara yang paling sempurna adalah meniru tauladan kita nabi Muhammad Shallallaahu ‘alayhi wa sallam, karena beliaulah uswatun hasanah atau suri tauladan terbaik.”

Dalam waktu yang bersamaan dilantai bawah anak-anak waqf dengan sangat serius disuguhi video motivasi waqf karena sebelumnya telah mengikuti lomba rohani. Tepat pukul 21:30 WIB, anak-anak waqf dan para orangtua berkemas untuk beristirahat di masjid karena sesuai Program Pembina Sekr.Waqf-E-nou Wilayah, seluruh peserta 10 tahun ke atas (anak dan orangtua) diwajibkan menginap di masjid An-Nur. Agar Ijtima kali ini lebih membawa ruh waqf tentang arti pengkhidmatan sejak dini.

Setelah mengikuti daras subuh oleh Mln. Buldan Burhanudin, waqfeen dan orangtua melakukan jalan santai ke desa Peusing dan melakukan foto besama. Setelah itu pada pukul 07.00 WIB semua rombongan sudah dipersiapkan 7 mobil oleh panitia akomodasi (Tn. Yusuf Ahmadi) untuk berangkat ke tempat wisata Linggarjati, mengikuti lomba –lomba jasmani.

Setelah shalat Dzuhur jama’ Ashar semua peserta berkumpul kembali di masjid An-Nur untuk acara penutupan ijtima’ dan pembagian hadiah. Banyak hal yang bisa diambil dari Ijtima tersebut. Pertama, pengkhidmatan sejak dini. Kedua, sejauh mana para anak dan orang tua mengerti, memahami dan menjalankan ruh waqf dalam kehidupannya. Sampai jumpa lagi dalam Ijtima Waqf-E-Nou Wilayah Kuningan. Sekian. (Syifa)

Advertisements