Manislor, (5/8) Pukul 03.45 WIB. Peserta Live In dari IAIN Salatiga, Semarang tiba di Manislor. Panitia pun segera menyambut kedatangannya dengan ramah. Jamuan untuk peserta telah disiapkan. Ba’da sholat Subuh panitia mengantar para peserta Live In ke rumah penginapan yang akan ditempatinya selema 3 hari.

Semua peserta, panitia dan tamu undangan menempati ruang aula Mesjid An-Nur untuk melaksanakan acara pembukaan Live In. Acara tersebut dihadiri oleh 7 orang Mubaligh, 3 orang Pengurus Pusat, 10 orang pengurus cabang, 10 orang pengurus LI, 15 orang mentor, 7 orang dosen pendamping, dan 8 orang mahasiswa, dan 10 orang mahasiswi. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan oleh Bapak Kusheri dan pembacaan Nazm yang dilantunkan oleh Nurini Bashri Putri.

Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan diawali oleh bapak ketua cabang Manislor. Beliau menyampaikan selamat datang kepada semua peserta Live In juga beliau pun menceritakan bagaimana perkembangan Ahmadiyah di Manislor. Sambutan kedua dari perwakilan IAIN Salatiga Semarang.

“Terima kasih kepada Jemaat Ahmadiyah Manislor yang telah menyambut dan menjamu dengan sangat baik dan meriah.”, ujarnya.

Kegiatan Live In ini telah dikonsepkan secara menarik salah satunya peserta Live In ikut menyaksikan Khutbah Huzur dan melakukan observasi dengan tema yang beragam diantaranya wahyu kenabian, tadzkirah, konsep jihad, kewafatan Nabi Isa, Imam Mahdi, Isa akhir zaman dan Khilafat telah berdiri.

live-in-salatiga-semarang-tc

Rasa penasaran yang tak pernah henti dari peserta Live In menghantar mereka untuk mempelajari pula tentang konsep tarbiyat seumur hidup, filosofi pengorbanan, dan memahami kontribusi Ahmadiyah bagi kemanusiaan dan negara.

live in salatiga semarang.JPG

Minggu pagi peserta dan para panitia telah bersiap untuk melanjutkan acara di Buper Sidomba. Games yang dipimpin oleh para panitia menjadi pembuka. Tidak lepas dari esensi Live In, peserta pun mempresentatsikan materi hasil observasi yang telah dibuat semalam. Banyak manfaat dari kegiatan ini. Mengembangkan iklim intelektual yang ada mejadi upaya untuk memperkenalkan kebenaran Ahmadiyah. Dan pada akhirnya kebenaran yang sesungguhnya akan berbicara dengan sendirinya.

Tepat pukul 14.00 acara telah selesai. Peserta Live In pun telah bersiap untuk kembali dengan membawa pengetahuan tentang Ahmadiyah yang mereka dapatkan di Manislor. (Ristanti, Nadita)

Advertisements